This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 Juli 2016

5 Phobia Aneh Terhadap Makanan

5 Phobia Aneh Terhadap Makanan


Phobia adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk ngejauhin sesuatu yang ditakuti itu.Bedanya sama rasa takut biasa adalah hal yang ditakuti sebenarnya nggak menyeramkan untuk sebahagian besar orang.

Berikut ini adalah phobia aneh terhadap makanan yang saya ambil dari berbagai sumber, yakni : 
1. Acerophobia (Phobia terhadap rasa asam)


Seseorang dengan phobia ini sangat menghindari beberapa makanan yang memiliki rasa asam seperti lemon, jeruk atau limau. Jika seseorang mengidap phobia ini, mereka akan merasa cemas dan panik bahkan ketika memakan makanan yang mempunyai rasa asam, lidah mereka akan terasa seperti kesemutan.


2. Alektorophobia (Phobia terhadap ayam)


Penderita Alektrophobia, takut dengan ayam dan berbagai hal yang masih berkaitan dengannya, seperti telur,bulu, bahkan ayam mati sekalipun. Dalam beberapa kasus khusus, sekedar ujian atau ucapan yang mengandung kata "ayam" dapat membuat penderita phobia ini ketakutan luar biasa

3. Mycophobia (Phobia terhadap Jamur)


Jamur memang memiliki tampilan yang kurang menarik, akan tetapi bahan makanan ini sangat lezat ketika sudah diolah menjadi makanan yang menarik. Orang yang mengidap phobia ini akan merasa takut bahkan sesak nafas saat mengonsumsinya.


4. Aliumphobia (Phobia Terhadap Bawang Putih)


Penderita biasanya mengalami reaksi eksentrik saat setiap kali mereka melihat atau mencium aroma bawang putih. Banyak orang memplesetkan penderita jenis phobia ini sebagai jelmaan vampir


5. Ichtyophobia (Phobia terhadap ikan)


Sangat disayangkan, makanan yang kaya akan vitaminnya seperti ikan, baik dalam keadaan hidup atau mati sangat dihindari oleh penderita phobia jenis ini. Pemicu timbulnya ketakutan adalah ketika penderita melihat tampilan atau struktur ikan. Ketakutan itu muncul saat penderita melihat mata ikan yang dianggap sangat besar dan tubuh ikan yang berlendir. Oleh karena itu, Penderita akan selalu mencoba menghindari laut atau semacamnya yang terdapat banyak ikan.

Mana yang lebih aneh? Atau anda mempunyai daftar lainnya yang lebih aneh ? Silahkan tambahkan di kolom komentar dibawah ini ya, Terima kasih :)

Rabu, 06 Juli 2016

Phobia Terhadap Matematika

Phobia Terhadap Matematika


Kenapa matematika jadi pelajaran yang paling ditakuti anak sekolah? Rasa takut atau phobia matematika  (mathematics anxiety) sebenarnya cukup umum terjadi. 




Melihat gejalanya, phobia matematika sebenarnya sangat mirip dengan demam panggung (stagefright). Mengapa seseorang menderita stagefright? Takut ada yang tidak beres di depan orang banyak? Takut dinilai buruk? Takut akan benar-benar kosong?

kecemasan terhadap matematika memunculkan rasa takut dari beberapa tipe. Rasa takut yang satu tidak akan dapat mengerjakan matematika atau rasa takut lain yang terlalu keras atau ketakutan akan kegagalan sering berasal kurang percaya diri.

Ahli Matematika ITB Iwan Pranoto menyebutkan bahwa, masalah fobia matematika kerap dianggap sangat krusial dibandingkan bidang studi lainnya karena sejak SD bahkan TK, siswa sudah diajarkan matematika. Kalau fisika, baru diajarkan di tingkat SMP. Karena itu, fobia fisika menjadi tidak begitu krusial dibandingkan matematika. Apalagi Kimia yang baru diajarkan ketika tingkat SMA.

Selain itu ketakutan yang sebenarnya dari pelajaran matematika adalah anak takut jika jawaban yang didapatkannya salah, karena jawaban yang salah berarti kegagalan sehingga anak dituntut untuk selalu bisa memberikan jawaban yang benar. Padahal jawaban yang salah bukanlah suatu kegagalan, tapi justru bisa membuat anak lebih memahami konsep matematika dan menganalisis pikirannya.

Guru yang mengajar pun sebaiknya tidak langsung memarahi sang anak jika jawaban yang diberikan salah, karena tidak semua anak punya motivasi yang tinggi setelah dimarahi. Beberapa anak justru akan semakin takut dan membenci pelajaran tersebut. Jika anak terlalu takut dengan matematika bisa memicunya memiliki gangguan matematika (mathematics disorder) yaitu kondisi dimana anak memiliki kemampuan matematika rendah atau di bawah kemampuan normal anak berdasarkan usia dan tingkat pendidikannya.
Lalu, dari manakah rasa takut matematika ini berasal?

Menurut Russel Deb (about.com) menyebutkan bahwa biasanya rasa takut ini berasal dari pengalaman yang tidak menyenangkan dalam pelajaran matematika. Fobia matematika juga dapat disebabkan oleh rendahnya kualitas pembelajaran matematika dan kurangnya latihan soal-soal matematika.
Sebagaimana kita ketahui bersama, siswa kerap kali memiliki ketergantungan yang luar biasa terhadap prosedur matematika sebagai suatu cara untuk memahami matematika. Padahal ketika seseorang mencoba menghafal prosedur, aturan dan langkah-langkah penyelesaian soal tanpa memahami banyak hal, matematika sendiri akan cepat dilupakan dan timbul keraguan.

Pikirkan matematika sebagai menghafal semua prosedur – bagaimana jika Anda lupa beberapa? Oleh karena itu, dengan jenis strategi memori yang baik akan membantu, tapi, bagaimana jika Anda tidak ‘memiliki ingatan yang baik. Memahami matematika sangat penting. Setelah siswa menyadari bahwa mereka dapat melakukan matematika, gagasan seluruh kecemasan matematika dapat diatasi. Guru dan orang tua memiliki peran penting untuk menjamin siswa memahami matematika yang disajikan kepada mereka.

Cara mengatasi rasa takut terhadap matematika seseorang harus membentuk enam sikap diri sebagai pembelajar;
1. Sikap positif akan membantu. Namun, sikap positif datang dengan pembelajaran yang berkualitas untuk memahami yang sering tidak terjadi pada pembelajaran matematika dengan pendekatan tradisional
2. Ajukan pertanyaan, menentukan untuk meningkatkan pemahaman konsep  matematika. Jangan puas dengan sesuatu yang kurang selama pembelajaran. Mintalah ilustrasi yang jelas dan atau demonstrasi atau simulasi.
3. Praktek atau latihan soal secara teratur, terutama bila Anda sedang mengalami kesulitan pada konsep tertentu.
4. Ketika Anda benar-benar tidak dapat memahami matematika sama sekali, sewalah seorang tutor atau belajar kelompok dengan orang-orang yangbenar-benar memahami matematika. Yakinlah bahwa Anda dapat menyelesaikan soal matematika sesulit apapun, hanya terkadang soal itu mengambil pendekatan yang berbeda bagi Anda untuk memahami beberapa konsep.
5. Jangan hanya membaca catatan-catatan Anda untuk memahami konsep matematika. Memahami konsep matematika membutuhkan latihan rutin dan pastikan Anda dapat jujur ​​menyatakan bahwa Anda memahami apa yang Anda lakukan.
6. Jadilah gigih dan tidak lebih menekankan kenyataan bahwa kita semua membuat kesalahan. Ingat, beberapa pembelajaran yang paling kuat berasal dari membuat kesalahan.

Setelah pembentukan sikap diri ini, tinggal peran guru untuk menjadikan matematika menjadi menarik.  Disini perlu adanya faktor kreativitas guru. Kreativitas guru dalam menyampaikan materi atau kreativitas dalam hal menyajikan materi matematika pada murid-muridnya. Pada gilirannya kreatifitas guru dalam mengajar inilah yang  menumbuhkan minat dan semangat belajar para siswa.

Satu hal lagi yang tidak kalah penting dan harus difahami oleh siapapun yang ingin menguasai konsep matematika. Ingatlah bahwa matematika adalah ilmu abstrak, karena memang begitu adanya. Hampir bisa dipastikan bahwa konsep-konsep matematika adalah konsep yang abstrak. Akan tetapi, perlu pula diingat bahwa dalam tahapan-tahapan tertentu, setiap manusia juga mampu memahami sesuatu yang abstrak, walau pun tentunya sesuai dengan tingkat kecerdasannya masing-masing. Ada yang begitu cepat menangkap, tetapi ada pula yang sangat lamban menangkapnya.

Sementara untuk alasan kedua, adalah faktor guru pengajar. Mungkin saja, gurunya kurang pintar, tidak berwibawa, kurang wawasan, tidak menyenangkan, sifatnya buruk, atau hal-hal buruk lainnya. Menanggapi hal itu, ingatlah, “Guru juga manusia!” Seandainya tidak puas dengan guru di dalam kelas, bertanyalah kepada guru lain di luar kelas atau di luar sekolah kita. Kemanapun kita pergi, kita masuk, kita lakukan, butuh matematika.

Jangan pernah menyerah, untuk mengurangi rasa takut yang yang berlebihan ( phobia ) terhadap Matematika.

Terima kasih sudah membaca artikel ini, ditunggu komentarnya.

Baca juga : Doa Ingin Naik Haji

Senin, 04 Juli 2016

Commitmentphobia

Apa Itu Commitmentphobia ??


Commitment phobia merupakan bentuk suatu ketakutan (fear) untuk menjalin suatu hubungan yang lebih erat, rasa takut tersebut muncul ketika hubungan awal terbentuk (atau sebelumnya), atau bahkan ketika hubungan tersebut sedang berkembang. Commitment phobia lebih sering terbentuk ketika individu sedang menjalin dan berkembang ke arah yang lebih serius dalam sebuah hubungan cinta. Biasanya ia terjebak dalam hubungan tersebut dalam kebimbangan emosional untuk melangkah ke tahap selanjutnya.


Ada beberapa pertanyaan untuk mengetes komitmen pasangan sebelum beranjak ke hubungan jangka panjang seperti dikutip dari Yourtango. 
1. Apakah Anda selalu mencari alasan bersikap kritis terhadap pasangan Anda atau hubungan yang Anda jalani sekarang?
2. Apakah Anda sangat membutuhkan ruang pribadi sehingga tampak egois?
3. Apakah Anda berhubungan dengan orang yang tidak terlalu cocok dengan Anda?
4. Apakah Anda mendasari sebuah hubungan atas ketertarikan fisik semata?
5. Apakah Anda selalu mencari cara mengakhiri hubungan atau melarikan diri saat hubungan memasuki tahap lebih serius?
6. Mengatakan pada pasangan yang sebenarnya ideal bahwa hubungan kalian terlalu rumit atau terlalu sibuk mengejar karier?
7. Menetapkan standar pasangan yang terlalu tinggi?
8. Apakah Anda menunjukkan tanda-tanda takut komitmen dalam aspek lain di kehidupan selain hubungan asmara?
9. Anda merasa takut mengalami perceraian atau masalah seperti orang tua Anda?
10. Apakah Anda mengalami pelecehan di masa kecil Anda?
11. Apakah Anda tak pernah meminta maaf pada pasangan meskipun bersalah?
12. Apakah Anda mengalami patah hati setelah mengalami hubungan romantis di masa lalu?

Jika jawaban beberapa pertanyaan di atas adalah ya, maka itu berarti kemungkinan Anda memang fobia komitmen. Setelah menyadari bahwa Anda memiliki fobia pada hubungan yang lebih serius, ingatlah bahwa ini bukan keengganan yang disengaja.

Tindakan yang Anda lakukan terdorong dari ketakutan alam bawah sadar sehingga memilih pasangan yang tak cocok. Kalaupun bertemu dan menjalin kasih dengan orang yang tepat, Anda lebih sering menyakitinya agar hubungan bubar dan tak berlanjut ke hubungan serius. Akibatnya, Anda lebih sering sendiri dan kesepian.

Untuk mengatasinya, perlu untuk menanyakan pada diri dan mempelajari lebih lanjut tentang alasan yang mendasari fobia dan apa yang Anda inginkan.

Ini berguna saat Anda memasuki hubungan baru dan memelihara hubungan tersebut ke jenjang lebih serius. Beritahu pasangan dan upayakan menyembuhkan fobia Anda, agar memiliki hubungan yang layak dan sehat.
Individu yang memiliki fobia komitmen:
• Sangat takut akan segala macam komitmen bersama pasangannya
• Takut untuk menikah
• Takut menjalin hubungan
• Takut akan perubahan hidup yang terbentuk dari hubungan dengan pasangannya
• Mempunyai hubungan cinta dengan beberapa orang sebelumnya
• Mempunyai perasaan curiga terhadap pasangannya
• Argumentatif (suka membantah)
• Menolak untuk memikirkan masa depan dan mempunyai rencana atau jadwal sendiri tanpa melibatkan pasangannya
• Tertutup, tidak suka menunjukkan muatan-muatan emosinya
• Perilaku hidup tidak teratur dan tidak siap untuk melakukan perubahan karena kebiasaan-kebiasaan sebelumnya


Beberapa penyebab kemunculan fobia komitmen;
- Terbentuk ketika masa kecil dari keluarga perceraian (divorce). 
Pada masa ini anak melihat dan menilai sendiri bahwa ikatan keluarga antara ayah dan ibunya mengalami hubungan yang sulit berupa pertengkaran-pertengkaran yang membuatnya merasa takut dan beranggapan bahwa sebuah hubungan antara lawan jenis bukanlah hal menyenangkan.
- Pengalaman trauma di masa kecil dapat berupa kekerasan fisik. 
Kekerasan seksual dan pengalaman trauma lainnya yang dialami sang anak yang dilakukan oleh orang dewasa
- Kehilangan orang-orang yang dicintai. 
Ketika anak kehilangan salah satu atau kedua dari orangtuanya yang sangat dicintainya, anak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk penyembuhan luka-luka emosionalnya, akibatnya ketika dewasa rasa takut kehilangan orang yang dicintainya akan terulang kembali sehingga ia akan menjaga jarak untuk tidak terlibat lebih dekat agar rasa “luka” tersebut tidak terulang kembali.
- Pengalaman trauma yang dialami sebelumnya. 
Misalnya saja individu yang patah hati dengan pasangan sebelumnya membentuk dalam pikirannya untuk tidak menjalani hubungan lagi dengan siapa pun.
 - Miskin “role model” ketika masa kanak-kanak. 
Anak-anak akan menilai dan meniru beberapa perilaku orang yang dikenalnya ketika kepribadian anak mulai terbentuk, kurangnya contoh model yang tepat ketika masa kecil membuat anak keliru secara persepsi dalam menilai sebuah bentuk hubungan.
- Pengalaman yang tidak menyenangkan dari pasangan orangtua tiri.
penyebab fobia komitmen pada orang tertentu mungkin cukup menantang untuk dicari tahu. ini bisa disebakan dari pengalaman buruk yang melibatkan suatu hubungan di masa lalu. salah satu hubungan yang buruk bagi seseorang akan membuat mekanisme pertahanan dalama diri mereka dan orang tersebut tidak akan dapat mempercayai siapa pun lagi. pengalaman masa lalu mengenai hubungan yang gagal dapat membawa kembali kenangan buruk yang telah terjadi yang akhirnya menyebakan kecemasan dan ketakutan akan hubungan lain gagal dan dengan demikian muncul lah fobia komitmen.

Selain cinta, hubungan romantis juga melibatkan kepercayaan, rasa hormat, loyalitas dan kompromi, serta hal lainnya. fobia komitmen mengambil alih kepercayaan, rasa hormat, loyalitas dan kompromi, serta hal lainnya. fobia komitmen mengambil alih kehidupan seseorang karena hubungan yang gagal di masa lalu atau pengalaman buruk dalam kehidupan cintanya karena dia tidak mampu mengatasi dengan harapan atau pikiran-pikiran buruk mengenai kegagalan dalam hubungan yang seperti itu.
ironisnya, 

Fobia komitmen juga selalu menginginkan pasangan hidup yang kompatibel. merekka mengingginkan dan mendambakan apa yang paling mereka takuti, mereka selalu ingin masuk ke suatu hubungan yang serius dan kemudian ketika segala sesuatu telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang ia inginkan, mereka akan menarik diri dan putus asa serta menyerah karena fobia mereka.

Phobia komitmen memiliki sifat pengerusakan pada diri sendiri. orang-orang yang memiliki fobia ini tidak isa melakukan apa pun, memiliki kecenderungan untuk melarikan diri dan mencoba untuk menyakinkan diri bahwa masalah yang terjadi terletak pada pihak lain. namun, konsekuensi dari fobia komitmen secara  emosional sangat lah luar biasa dan penderitanya tidak hanya tidak dapat menemukan pasangan yang ideal, tetapi juga mendapati bahwa hubungan itu tidak bisa dijalankan untuk hubungan dalam jangka waktu panjang.

Untuk membebaskan diri atau teman anda dari fobia pada komitmen, ada banyak terapi dan obat yang tersedia yang bisa digunakan untuk membantu penyembuhan. dengan terapi perilaku yang tepat, konseling, konseling, hipnoterapi, dan obat-obatan; jika diperlukan, fobia komitmen dapat disembuhkan dan konsekuensi serius bisa dihindari.


3 Phobia Paling Aneh Yang Jarang Ditemukan

3 Phobia Aneh Yang Jarang Ditemukan 


Phobia merupakan rasa takut berlebihan yang dialami oleh seseorang terhadap suatu benda atau suatu kejadian. Fobia ini bisa sangat mengganggu kehidupan penderitanya, terutama jika orang tersebut tidak bisa mengendalikan rasa takutnya. Bahkan terkadang Phobia yang dialami tidak masuk akal. Misalnya seperti Phobia terhadap pensil atau bahkan buah pisang. Nah, berikut ini ada beberapa fenomena Phobia paling aneh yang pernah dialami oleh seseorang.



Efebiphobia

Efebifobia ini adalah kondisi phobia atau ketakutan yang sangat aneh. Pada dasarnya yang bisa menyebabkan kondisi ini sangat beragam dan biasa terjadi di kalangan remaja ataupun orang dewasa. Efebifobia sendiri adalah suatu kondisi di mana seseorang phobia atau takut dengan pemuda. Tidak bisa dibayangkan jika suatu saat ada seorang guru atau dosen yang terkena masalah efebifobia ini, ya? Pasti proses belajar mengajar akan sangat terganggu.

Xanthophobia

Warna tidak bisa lepas dari kehidupan setiap manusia. Bahkan mungkin orang yang memiliki kekurangan tidak bisa melihat pun pasti bisa minimal mengenali satu warna, yakni hitam. Lalu bagaimana ya kalau ada seseorang yang phobia atau takut berlebihan terhadap sebuah warna? Nah, ada satu lagi phobia teraneh yang juga jarang terjadi pada seseorang, yakni xanthophobia. Ini adalah phobia terhadap warna kuning.

Anthophobia

Setiap orang mungkin menyukai hal-hal yang indah, seperti lukisan atau pemandangan alam seperti gunung, pantai ataupun padang bunga. Namun ternyata ada satu phobia atau ketakutan terhadap keindahan, terutama bunga. Seseorang yang menderita anthophobia sangat tidak cocok membuka usaha toko bunga. Pasalnya, anthophobia ini adalah suatu kondisi di mana seseorang memiliki ketakutan berlebihan terhadap bunga. Ini merupakan jenis phobia atau ketakutan yang sangat jarang ditemukan.

Nah, itulah tadi tiga jenis fobia atau ketakutan berlebihan yang sangat aneh dan jarang ditemukan. Bayangkan jika Anda mengalami salah satu jenis fobia di atas, hidup Anda pasti akan sangat terganggu.

Terima kasih sudah membaca artikel ini. Ditunggu komentarnyaa

Minggu, 03 Juli 2016

5 Phobia Perjalanan Yang Unik Didunia

5 Phobia Perjalanan Yang Unik Didunia



Rasa takut yang berlebihan hingga mempengaruhi sisi emosional seseorang, dapat menyebabkan fobia. Beberapa orang dengan fobia tertentu mungkin tidak mampu melakukan perjalanan ke beberapa tempat yang dapat memicu kecemasan berlebihan karena fobianya.



Mulai dari takut bepergian ke tempat yang super dingin hingga takut ke tempat-tempat yang memaksanya untuk menunggu lama, berikut 5 jenis fobia perjalanan yang tak biasa, seperti dilansir Only My Health, yakni sebagai berikut : 


1. Hodophobia: Takut Kendaraan yang Dinaikinya Disopiri Orang Lain


Fobia ini dapat terjadi karena rasa khawatir yang berlebihan dan tidak percaya kepada orang lain yang mengemudi kendaraan darat. Orang yang memiliki fobia melakukan perjalanan darat dengan kendaraan yang dikemudikan orang lain, dikenal dengan hodophobia.



Orang dengan hodophobia lebih memilih mengemudikan kendaraan sendiri, karena hal ini dapat membantunya mengendalikan diri dari rasa takut dan dapat bersantai sepanjang perjalanan.




2. Heliophobia: Takut Matahari


Fobia ini agak aneh, di mana seseorang yang memiliki heliophobia akan takut terpapar sinar matahari. Sehingga dirinya akan menghindari tempat-tempat yang membuatnya terpapar sinar matahari dalam waktu yang lebih lama.

Orang dengan heliophobia mungkin akan menghindari bepergian ke tampat-tempat yang waktu siang harinya lebih lama daripada mlam hari. Seperti kota Yuma di Arizona, yang mendapatkan penyinaran matahari rata-rata sekitar 11 jam dalam setahun.



3. Limnophobia: Takut Danau atau Laut


Limnophobia adalah ketakutan yang berlebihan jika dirinya harus harus berada dekat dengan danau, kolam, laut atau sumber air yang besar. Orang dengan limnophobia akan menghindari tempat-tempat tersebut dan sangat anti bepergian dengan menggunakan kapal.







4. Macrophobia: Takut Menunggu Terlalu Lama


Semua orang tidak suka menunggu, tetapi ada beberapa orang yang memiliki ketakutan luar biasa saat menunggu. Beberapa tempat tujuan wisata yang dipadati oleh pengunjung di hari libur, mungkin memaksa Anda untuk menunggu antrean masuk atau antrian menggunakan wahana permainan.

Membayangkan akan menunggu dalam waktu yang lama saja dapat membuat orang dengan macrophobia merasa panik hingga muntah, bahkan jauh sebelum dirinya benar-benar menunggu.



5. Cryophobia: Takut Bepergian ke Tempat Ber-es


Orang yang takut berlebihan untuk bepergian ke tempat-tempat bersuhu dingin yang ekstrem, mungkin memiliki fobia tertentu yaitu cryophobia. Beberapa tempat di dunia memiliki suhu di bawah -40 derajat Celcius yang membuat lingkungan di sekitarnya menjadi beku seperti es.

Beberapa tempat dengan suhu terdingin misalnya Umiat di Alaska, International Fall di Minnesota, Yakutsk di Siberia, dan beberapa tempat lainnya. Orang dengan cryophobia biasanya akan menghindari bepergian ke tempat-tempat ini.
  

Terima kasih sudah membaca artikel ini, ditunggu komentarnya ya

Sabtu, 02 Juli 2016

5 Phobia Unik Sepanjang Masa

5 Phobia Unik Sepanjang Masa


Wajar jika seseorang memiliki ketakutan tersendiri terhadap sesuatu yang memang menyeramkan. Namun bagaimana jika rasa takut itu muncul pada sesuatu yang umum seperti sayur atau keju?

Ya, fobia merupakan salah satu dari gangguan ansietas, yaitu adanya perasaan takut berlebihan karena adanya situasi atau objek tertentu yang dianggap mengancam, sehingga seseorang akan selalu menghindari situasi atau objek tersebut. Tak melulu terjadi saat berhadapan dengan objek seram, fobia terhadap sesuatu yang biasa juga bisa terjadi.

Berikut ini adalah 5 Phobia unik sepanjang masa, seperti ini : 

1. Takut bekerja


Kondisi yang kerap disebut sebagai ergofobia ini merupakan rasa takut tak wajar akan pekerjaan atau lingkungan kerja. Jenis fobia ini umumnya berupa kombinasi dari rasa takut akan beberapa hal, termasuk di antaranya takut gagal mengerjakan tugas, takut berbicara di depan umum, takut bersosialisasi dan takut mengalami tekanan mental akibat situasi di lingkungan kerja.

2. Takut pada sayur-sayuran


Rasa takut berlebihan terhadap sayur atau yang dikenal sebagai lachanophobia merupakan salah satu contoh fobia unik. Bagaimana tidak, sayur merupakan objek yang sangat umum dan bahkan justru berguna bagi kesehatan tubuh.

Meskipun demikian, mereka yang mengidap lachanophobia justru merasa ketakutan luar biasa hanya dengan melihatnya.

Salah satu yang mengalaminya adalah Vicki Larrieux (27). Gadis asal Portsmouth ini didiagnosis dengan lachanophobia. Rasa panik dan tegang selalu muncul seketika jika dirinya melihat sayuran. Selama hidupnya, Larrieux hanya makan daging, kentang, sereal atau apel. Ia menolak jika diberi makan sayur, terutama wortel.

3. Takut jatuh cinta


Jika orang berlomba-lomba untuk menemukan pasangannya, maka mereka yang mengidap fobia jatuh cinta atau filofobia justru enggan melakukannya. Menurut istilah medis, pengidap filofobia justru mengalami takut berlebihan terhadap jatuh cinta dan membuat komitmen. Biasanya kondisi ini muncul sebagai akibat dari trauma di masa lalu yang membuatnya kapok untuk jatuh cinta. 

4. Takut keju


Bagi sebagian orang, keju merupakan salah satu jenis kudapan yang difavoritkan karena rasanya yang gurih dan manfaatnya yang besar bagi pemenuhan kebutuhan nutrisi. Namun bagi sebagian lainnya, keju justru merupakan objek yang sangat menyeramkan.

Ya, bagi mereka yang fobia terhadap keju, atau yang sering disebut sebagai turofobia, kudapan ini justru membuatnya takut setengah mati.

Sebagian pengidap turofobia takut pada beberapa jenis keju saja, namun sebagian lainnya takut terhadap semua jenis keju.


5. Takut mandi


Takut berlebihan terhadap aktivitas biasa seperti mencuci atau mandi disebut juga sebagai ablutofobia. Belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, namun diduga ketakutan ini bisa saja muncul sebagai akibat dari trauma di masa lalu, emosi yang tidak stabil atau ada pengalaman menyedihkan. 

Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat menambah wawasan anda.

Baca juga : Turis Di Kebun Binatang

Jumat, 01 Juli 2016

Phobia Pada Buah

Phobia Pada Buah



Ketakutan terhadap sesuatu disebut dengan phobia. Biasanya nih phobia yang sering dialami orang-orang adalah phobia terhadap ketinggian atau tempat sempit. Tapi apa kamu pernah menemukan yang namanya phobia terhadap buah?




Memang phobia buah itu terkesan sangat aneh dan nggak masuk akal. Tapi hal itu benar-benar ada lho. Beberapa orang di dunia ini mempunyai masalah dengan buah. Bagi orang yang phobia buah, buah adalah benda yang menjijikkan. Pokoknya mereka nggak akan mau melihat, dekat-dekat, menyentuh, atau bahkan memakan buah. Kalo pun terpaksa atau nggak sengaja menyentuh buah, orang yang phobia buah bakal cepat-cepat mencuci kulitnya yang tersentuh buah. Apalagi kalo dipaksa memakan buah. Yang ada pasti mereka muntah-muntah. 

Kalo menurut para psikolog, orang yang mengalami phobia terhadap sesuatu pasti pernah mengalami hal traumatis yang berkaitan dengan sesuatu tersebut. Nah dalam kasus yang lagi kita bahas, sesuatu itu adalah buah. Sebagai contoh, kamu tahu film AADC? Yap sutradara dari film AADC, Rudy Soedjarwo adalah salah seorang yang phobia terhadap buah. Di benak Rudy, buah adalah makanan kotor karena jatuh dari pohon dan terkena tanah atau dirubung semut. Dan saat dia kecil, ia sering melihat orang-orang membuang kulit atau biji buah sembarangan lalu menginjak-injaknya. Hmm, jelas saja Rudy merasa jijik. Ia bahkan merasa kalo orang yang memakan buah itu seperti memakan sampah.

Jelas lah phobia buah itu berdampak buruk. Soalnya tubuh jadi nggak bisa dapat asupan vitamin dan mineral dari buah-buahan. Biasanya orang yang phobia sama buah punya kulit yang nggak sehat dan nggak bisa lama-lama terkena sinar matahari.

Bisa disembuhkan atau nggak sih itu kembali pada pribadi orang yang mengalami phobia, apakah dia mau berusaha biar nggak phobia buah lagi. Tapi kalo memang susah banget, bisa kok dicari alternatif lain agar penderita phobia buah bisa mendapat asupan vitamin dari buah. Contohnya aja mengolah buah-buahan tersebut seperti dijadikan jus, sup buah, atau dijadikan manisan.

Apa kamu salah satu orang yang phobia buah? Atau salah satu temanmu merupakan phobia buah ? Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga bermanfaat.

                   Kisah Genderuwo Melawan Anak Kecil